Senin, 31 Januari 2011

Happy Birthday My Blog :)



Setahun yang lalu tepat pada tanggal 30 Januari 2010, untuk pertama kalinya saya menuliskan tulisan di blog ini. Awal mengapa saya membuat blog karena teman saya Sasa selalu saja menyuruh saya untuk membuat blog. Sasa sudah membuat blog terlebih dahulu. Awalnya saya agak malas untuk membuat blog, karena saya merasa tidak berbakat untuk menulis dan bingung mau menulis apa nanti di blog saya. Dan akhirnya saya pun membuat blog ini dengan alasan untuk menjadikan sarana curhat dikala hati sedang gundah gulana hehe... Itu alasan pertama mengapa blog ini ada. Harap maklum kalau sebagian besar dari tulisan saya adalah curhatan. Saya baru bisa menulis di kala hati sedang sedih.

Saya pun mulai belajar menghias blog saya, dari mencari template yang sesuai selera, sampai menambahkan jam, gambar dll. Tentunya semua itu dibantu oleh teman saya Sasa.

Dengan memiliki blog, saya merasa hari-hari saya semakin berwarna. Apalagi sekarang, sudah banyak teman-teman saya yang memiliki blog. Kami saling memberikan komentar pada masing-masing post kami. Dari membaca blog teman-teman saya, maupun blog-blog orang lain yang saya ikuti, banyak sekali cerita-cerita yang saya dapatkan. Ada yang hanya sekedar curhatan, menceritakan pengalaman exchange ke Korea, ke Jepang, bersekolah ke Norwegia, review buku film, kuliner, sampai cerita-cerita tentang traveling. Dulu saya bingung ketika saya online, website apa yang akan saya buka selain facebook, twitter, website berita dll. Sekarang dengan mempunyai blog, situs yang saya buka setiap online adalah blog.

Dengan membaca tulisan seseorang di blog, saya merasa bisa lebih mengenal kepribadiaan orang tersebut. Saya saja pernah jatuh cinta pada seseorang karena membaca tulisannya di blog hehe...

Memiliki blog juga bisa menjadikan sarana untuk menyimpan memori-memori dikala suka maupun duka. Kadang kalau sedang tidak ada kegiatan, saya membaca kembali post-post yang pernah saya tulis, saya pun selalu merasa bernostalgia pada kejadian saat itu. Saya biasanya menyertakan beberapa foto di blog saya. Alasan mengapa saya menyertakan foto pada tulisan saya karena saya termasuk orang yang tidak terlalu suka membaca tulisan yang tidak ada gambarnya sama sekali.

Terima kasih blogku yang selama setahun ini sudah menjadi tempat dimana saya bisa menuangkan apa yang sedang saya rasakan, menuliskan sesuatu yang telah saya dengar dan saya lihat. Teman dikala suka maupun duka, tempat saya berkeluh kesah dikala sedang sedih...

HAPPY BIRTHDAY MY BLOG....

Senin, 24 Januari 2011

Hal Terindah Dari Kuliah Kerja Nyata

Hampir setengah tahun sudah masa - masa KKN ( Kuliah Kerja Nyata ) berlalu... Banyak sekali cerita - cerita selama dan setelah KKN. Untuk flash back saja, tempat KKN saya adalah salah satu tempat yang terkena dampak terparah dari bencana letusan gunung merapi. Cerita tentang keadaan tempat KKN saya telah ditulis di post - post teman saya sasa...

Hari ini saya kedatangan teman lama saya dari Jakarta. Dulu ketika ada teman yang datang ke Jogja, pasti tempat jalan - jalan yang saya sarankan untuk mereka adalah Malioboro, Keraton atau pantai - pantai di Jogja seperti pantai Parangtritis atau Depok. Tapi sekarang Jogja punya tempat 'wisata' baru yaitu kawasan yang terkena pasca bencana Merapi.

Saya dan teman saya memutuskan untuk ke daerah Cangkringan pada siang hari karena Jogja akhir - akhir ini selalu hujan deras pada sore hari. Hal ini membuat saya harus pintar - pintar mengatur waktu karena saya adalah pengendara sepeda motor dan hanya memiliki satu jas hujan. Kasian teman saya kalau sampai kehujanan.

Kami pun menuju Kinahrejo ( tempat dimana dulu mbah marijan tinggal ), desa ini merupakan desa terparah di desa umbulharjo yang terkena awan panas saat letusan gunung Merapi. Cerita - cerita tentang letusan gunung Merapi sudah saya tulis di post saya sebelumnya.

Setelah merasa cukup melihat keadaan pasca bencana di desa Kinahrejo dan sedikit mengambil gambar dengan kamera kami masing - masing, saya pun memutuskan untuk berkunjung ke keluarga tempat saya tinggal semasa KKN dulu. Rumah 3 di desa Pangukrejo adalah tempat saya dan teman - teman saya tinggal dulu.

Saya pun melihat ke rumah Pak Suwaji, tapi sepertinya rumah itu kosong. Saya pun memutuskan untuk ke rumah Mbak Tri ( anak tertua pak Suwaji ) yang tidak jauh dari rumah pak Suwaji. Sesampainya saya di depan rumah saya disambut Adit ( anak dari Mbak Tri atau cucu dari pak Suwaji yang berumur kira - kira 6 tahun ). " Mbak KKN..... " itu panggilan Adit pada saya. Senang sekali hati ini, ternyata Adit masih benar - benar ingat saya pernah KKN disana dan menghabiskan dua bulan bersama keluarga Suwaji. Saya bertanya kepada Adit, dimana anggota keluarganya yang lain. Adit pun langsung masuk ke rumah dan memanggil Ibu Suwaji.. Saya pun disambut dengan senyuman dan pelukan hangat dari Ibu Suwaji.. "Mbak Clara...... " begitu sambutan Ibu Suwaji. Kami pun berjalan keluar rumah untuk menyambut kedatangan Mbak Tri yang berlari - lari kecil mendekati saya. Kami pun berpelukan dan bersalaman. Kami berbincang - bincang sedikit tentang keadaan desa disana sekarang. Sungguh menyedihkan, tapi saya senang mereka masih tetap tersenyum.

Ibu Suwaji pun mengajak saya ke rumahnya, tempat dimana saya tinggal dulu. Saya melihat keadaan rumah. Atap rumah tersebut sudah diperbaiki tapi ada beberapa bagian rumah yang masih rusak. Saya juga bertemu dengan si mbah dan bersalaman menanyakan kabarnya. Ibu Suwaji pun menyuguhkan teh hangat untuk kami. Kami berbincang - bincang, mendengar cerita - cerita Ibu Suwaji tentang keadaannya sekarang yang sungguh memprihatinkan. Tidak ada mata pencaharian sama sekali, sapi - sapi yang dijanjikan diganti oleh pemerintah,belum ada realisasinya sama sekali.


keadaan rumah 3 sekarang

Saya pun teringat masa - masa KKN dulu. Bisa dibilang kami dulu tidak begitu dekat dengan Ibu Suwaji, beliau termasuk Ibu rumah tangga yang cukup sibuk, setiap pagi ke pasar dan berjualan, sore hari memerah susu sapi dan pasti selalu tidur lebih awal. Mungkin karena kelelahan sudah melakukan banyak aktivitas di siang hari. Dulu kami anak - anak satu rumah termasuk anak - anak yang sedikit nakal hehe, maklum anak muda, suka begadang bersama sambil bermain kartu dan menonton film bersama. Sampai - sampai suara kami kadang mengganggu waktu istirahat keluarga Suwaji. Pernah juga kami sampai ditegur karena masih ketawa ketiwi tengah malam..

Setelah kami berbincang - bincang sekitar setengah jam, saya pun mohon pamit untuk kembali ke Jogja. Ibu Suwaji mengantar kami ke depan pintu, saya pun bersalaman dengan Ibu Suwaji . Ibu Suwaji tiba - tiba menarik tangan saya dan memeluk saya sambil menangis "Anakku.... terima kasih ibu sudah ditengokin " Begitu erat pelukan ibu Suwaji, saya pun jadi benar - benar terharu, benar - benar pelukan hangat dari seorang ibu... " Sering datang - datang kesini ya nak " begitu pesan ibu Suwaji. Saya pun menitip salam untuk Elis ( anak kedua di keluarga Suwaji ) dan pak Suwaji karena tidak sempat bertemu mereka.

Diperjalanan menuju kota, saya termenung sambil mengendarai motor saya. Inilah hal terindah yang saya dapatkan dari masa KKN, " Kehangatan Keluarga ". Saya disambut dengan senyuman ketika datang, dan dengan berat hati dilepas untuk berpisah kembali. Saya merasa sangat beruntung pernah melewati masa - masa KKN bersama teman - teman dan keluarga Suwaji. Kalau pengunjung 'wisata' ini biasanya hanya datang untuk melihat - lihat keadaan pasca bencana, mengambil gambar kemudian pulang, tapi mungkin saya merasa lebih beruntung, saya memiliki sebuah keluarga untuk saya kunjungi. Keluarga yang menyambut saya dengan penuh kehangatan.

Tema KKN saya adalah pembuatan instalasi biogas. Bagaimanakah bentuknya sekarang, sudah benar - benar rusak dan tidak bisa dipakai lagi. Dulu saya cukup sedih ketika tau proyek yang kami buat selama dua bulan itu sudah tidak bisa dipakai lagi. Merasa agak sia - sia pekerjaan kami dulu. Tapi setelah pertemuan saya dengan keluarga Suwaji tadi, saya baru sadar, hal terindah yang saya dapatkan dari KKN bukanlah bentuk instalasi biogas yang berdiri kokoh atau gapura yang berwarna indah setelah di cat oleh anak - anak KKN, yang saya dapatkan adalah keluarga baru. Keluarga yang begitu hangat menyambut kedatangan saya, yang merasa saya anak dan keluarga sendiri.


sungguh menyedihkan keadaan instalasi biogas kami sekarang

Sesampainya di kos tiba - tiba saya mendengar bunyi sms dari handphone saya.. Sms itu dari elis. Sms itu berisi " Mbak tadi ke rumah ya... kok ga nunggu aku pulang dulu, aku kan mau ketemu " . Sekali lagi hati ini benar - benar terhenyak, dan airmata pun menetes...

Sabtu, 22 Januari 2011

Reuni Djuragan Futsal

Jalan - Jalan....

Itulah hal yang sangat saya inginkan sejak seminggu yang lalu. Minggu ini saya bisa dibilang sendirian di Jogja ( tanpa sahabat - sahabat saya ). Mereka kebanyakan pulang ke kota masing - masing. Kesendirian ini saya isi dengan ke perpus setiap hari untuk menyelesaikan tugas saya. Setiap hari duduk berjam - jam di depan laptop. Hal ini tidak hanya membuat badan pegal - pegal tapi juga menyebabkan kepenatan...

Beberapa hari yang lalu, mas Irawan ( teman kerja saya sewaktu di Djuragan Futsal ) mengirimkan sms kepada saya. Dia memberi tau kalau ada jalan - jalan dengan crew Djuragan pada hari Sabtu... Wah kabar itu menjadi kabar yang sangat menggembirakan untuk saya.. Akhirnya kepenatan ini bisa terobati juga hihi... Tujuan perjalanan hari Sabtu adalah ke pantai Depok, sesuai arahan dari si bos Mas Todi. Niatan untuk jalan - jalan ke pantai ini sudah ada sejak setahun yang lalu ketika saya masih bekerja di Djuragan. Tapi baru hari ini niatan dari si bos terlaksana, akhirnyaaa......

Hari Sabtu pun tiba... Informasi yang diberikan mas Irawan adalah berkumpul di Djuragan Futsal pada pukul 13.00. Karena Djuragan sangat dekat dengan kosan saya, saya memutuskan untuk berjalan kaki saja, sekalian olahraga hehe... Sesampainya di Djuragan saya belum melihat teman - teman saya semasa saya bekerja disana.. Hanya ada mas Irawan dengan beberapa orang yang belum saya kenal. Saya pun berkenalan dengan crew - crew baru Djuragan, wah masih muda - muda ya *berasa sudah tua hehe.. Mereka kebanyakan anak angkatan 2008...
Senangnya dapat teman baru..

Setelah menunggu semua crew yang akan ikut, kami pun berangkat pada pukul 14.30.. Wah ngaret 1,5 jam dari rencana awal haha, kebiasaan yang tidak patut dicontoh. Saya sedikit sedih karena Jaka, mas Dany dan mas Dendy, teman saya di Djuragan tidak ikut karena ada acara masing - masing, tapi tak apalah saya tetap senang karena akan jalan - jalan.

Kami dibagi menjadi 2 kelompok. Para wanita naik mobil mas Todi dan pria - pria baik motor.. Selama perjalanan, jalan diguyur hujan lebat... Jadi terpikir, bagaimana main - main di pantai kalau hujan begini. Alhamdulillah sesampainya di Pantai Depok, tidak hujan dan langit pun cerah..


diluar hujan deras, mas Todi menyetir dan mas Riga dengan setia berada di sampingnya


wanita yang menumpang di mobil mas todi

Sesampainya di pantai Depok kami semua langsung memutuskan untuk makan. Nah yang biasa dilakukan saat berekreasi di pantai Depok adalah makan segala jenis seafood. Ada dua pilihan, langsung memesan seafood di tempat makan atau membeli dulu seafood yang mentah kemudian baru meminta tempat makannya untuk memasaknya sesuai yang dipesan. Kami memutuskan untuk membeli dulu bahan mentahnya kemudian baru meminta untuk dimasakkan sesuai dengan keinginan kami.


mbak Desti ahli dalam hal tawar menawar harga seafood mentah ini

"Bintang Laut" adalah nama tempat makan yang kami pilih. Dari informasi yang diberikan Mitha, seafood yang dimasak di tempat ini terkenal enak.

Proses masak seafood itu cukup lama juga ternyata... Disela - sela menunggu makanan yang sedang dimasak, kami pun foto - foto dan bermain - main air di pantai. Saya menyesal tidak membawa pakaian ganti dan alat mandi. Kalau bawa pasti saya udah ikut nyebur ke pantai.. Hari ini ombak agak besar, jadi pengunjung harus berhati - hati... Mas Irawan dan Kuriawan terlihat begitu gembira bermain - main ombak di pantai. Saya hanya bisa membasahi kaki dengan ombak yang datang, ingin sekali berenang....

gembira sekali wajah mas Irawan dan Kurniawan yang bermain - main air di pantai

Waktu makan pun tiba... wah banyak sekali makanannya. Ada udang, cumi, kerang, ikan bawal, segala jenis seafood kami pesan hmm yummy.... Kami semua yang sudah sangat kelaparan langsung mengambil masing - masing dari menu yang sudah dihidangkan di atas meja.. Sampai - sampai niatan saya untuk mengambil foto masing - masing makanan tidak tercapai karena keburu sudah diambil oleh teman - teman saya yang sudah sangat kelaparan haha...

ini beberapa menu makanan kami...


Ini adalah kesempatan kedua saya main ke pantai Depok. Dulu pernah tapi sudah gelap, jadi tidak main - main di pantai. Ternyata di pantai Depok ini ada permainan ATV, semacam motor beroda empat yang dipakai pengunjung untuk keliling - keliling.. Saya sangat ingin bermain ATV ini, tapi kata mb Desti, harga sewanya terlalu mahal. Untuk 15 menit permainan, dikenakan 25rb... Yasudahlan saya batalkan keinginan saya untuk bermain motor beroda 4 itu... Tapi di sore hari menjelang magrib, saya sempat berfoto diatas ATV loh haha, yang penting ada fotonya pikir saya saat itu...

ATV bisa digunakan berdua seperti foto diatas...


walaupun tidak menyewa ATV ini tapi saya sempatkan foto - foto dulu hehe

Perut kenyang dan hati riang gembira, itulah yang kami rasakan disore hari menjelang magrib setelah melahap menu seafood yang sangat banyak dan enak. Saya sangat gembira, akhir minggu ini saya bisa mengisi waktu bersama teman - teman Djuragan. Reunian bersama teman - teman lama dan yang paling utama saya punya teman baru...

sebelum pulang kami berfoto dulu

Selasa, 18 Januari 2011

c i n t a

Saya mungkin adalah salah satu orang yang sangat mengagungkan sesuatu yang disebut cinta... Mungkin ini adalah efek akibat saya dulu sangat menyukai sinetron dan sangat menyukai film - film romantis yang bercerita tentang kisah cinta... Film favorit saya saja Titanic dan Lake House..

Saya pernah berpikir, apakah saya ini adalah orang yang sangat berlebihan dalam mengagungkan sesuatu yang disebut cinta ? Saya bisa melakukan hal apapun dengan dasar cinta... Terdengar sangat konyol dan agak dangdut ya hehe...

Beberapa waktu lalu saya membaca sebuah buku yang berjudul Habibie dan Ainun... Buku ini berisi tentang kisah Pak Habibie bersama Ibu Ainun dari awal bersama, hingga akhir hayat Ibu Ainun... Di kata pengantar buku tersebut, Pak Habibie menuliskan bahwa buku ini adalah 'obat' untuknya karena beliau sangat terpukul dan sedih karena ditinggalkan oleh orang yang sangat dia cintai. Beliau sampai berkonsultasi ke psikiater karena merasa jiwanya sangat terpukul. Menulis buku tersebut adalah salah satu terapi jiwanya.

Begitu besar cintanya pada Ibu Ainun...

cover buku Habibie dan Ainun


Setelah membaca buku itu, saya seperti mendapat pembenaran atas perasaan cinta yang 'lebay' pada seseorang... Tidak salah atau berlebihan jika seseorang itu mencintai orang lain... Karena cinta itu anugerah yang Tuhan berikan kepada manusia.
Walaupun beliau begitu mencintai Ibu Ainun, tapi beliau sadar bahwa ada cinta yang lebih besar yaitu cinta kepada Tuhan, beliau relakan Ibu Ainun tenang disisi-Nya..

Pak Habibie pun berkata bahwa beliau sangat mencintai Ibu Ainun tapi Allah lebih mencintainya, maka Allah mengambilnya...



Doa setelah membaca buku Habibie dan Ainun :
Ya Allah berikanlah hamba suami yang sangat mencintai istrinya sampai akhir hayat, seperti Pak Habibie sangat mencintai Ibu Ainun amin....

Sabtu, 15 Januari 2011

Jeg savner ham

Ich vermisse ihn

Il me manque

Ik mis hem

Lo extraño

내가 그를 그리워

私は逃す

i miss him

Jumat, 07 Januari 2011

Lagu Malam Ini


If you're not the one then why does my soul feel glad today ?
If you're not the one then why does my hand fit yours this way?
If you are not mine then why does your heart return my call
If you are not mine would I have the strength to stand at all

I never know what future brings
But I know you are here with me now
We'll make it through
And I hope you are the one I share my life with

I don't want to run away but I can't take it, I don't understand
If I'm not made for you then why does my heart tell me that I am ?
Is there any way that I can stay in your arms ?

If I don't need you then why am I crying on my bed ?
If I don't need you then why does your name resound in my head ?
If you're not for me then why does this distance maim my life ?
If you're not for me then why do I dream of you as my wife?

I don't know why you're so far away
But I know that this much is true
We'll make it through
And I hope you are the one I share my life with
And I wish that you could be the one I die with
And I pray in you're the one I build my home with
I hope I love you all my life

I don't want to run away but I can't take it, I don't understand
If I'm not made for you then why does my heart tell me that I am
Is there any way that I can stay in your arms?

'Cause I miss you, body and soul so strong that it takes my breath away
And I breathe you into my heart and pray for the strength to stand today
'Cause I love you, whether it's wrong or right
And though I can't be with you tonight
You know my heart is by your side

I don't want to run away but I can't take it, I don't understand
If I'm not made for you then why does my heart tell me that I am
Is there any way that I can stay in your arms?

Rabu, 05 Januari 2011

Rencana Terindah


Hari ini saya hampir seharian di Ambarukmo Plaza ( amplas ). Jam 12 - 4 saya berkumpul bersama sahabat - sahabat saya dalam rangka melepas rindu dengan citra yang baru saja pulang dari Korea dalam rangka exchange selama 4 bulan.


Setelah temu kangen dengan sahabat - sahabat saya itu, saya akhirnya memutuskan untuk pulang ke kos... Tapi apa daya ketika saya lihat keluar amplas ternyata sedang hujan sangat deras. Saya pun teringat bahwa jas hujan saya tertinggal di kos dan ini artinya saya tidak bisa pulang ke kos karena akan basah kuyup kehujanan. Akhirnya saya urungkan niat saya untuk segera pulang ke kos dan memutuskan untuk menuju 21 untuk menonton sebuah film, ya mumpung besok ga ada ujian ( FYI : minggu ini sedang pekan ujian akhir semester ). Dalam Mihrab Cinta, inilah film yang saya pilih untuk saya tonton malam ini. Untuk pertama kalinya dalam hidup saya, saya menonton film di bioskop seorang diri, haha pengalaman yang cukup seru menurut saya untuk mengisi waktu senggang.. mungkin ini bisa dijadikan salah satu aktivitas dikala senggang.


Ini sinopsis dari film Dalam Mihrab Cinta yang saya dapatkan dari www.21cineplex.com

Syamsul (Dude Harlino) pemuda 20 tahun-an bertekad menuntut ilmu di sebuah pesantren di Kediri, meninggalkan kehidupannya yang cukup nyaman. Disini ia bertemu dengan Zizi (Meyda Sefira) putri pemilik pesantren yang pernah ditolongnya ketika dijambret di kereta, yang kejadian tersebut membuat mereka jadi dekat.

Dipesantren ini Syamsul terusir karena dituduh mencuri akibat fitnah sahabatnya sendiri Burhan (Boy Hamzah). Kemudian karena keluarganya sendiri juga tidak mempercayainya, hingga benar-benar membuat Syamsul menjadi seorang pencopet.

Di tengah kekacauan dan kegelapan hidupnya ini Allah memberikan jalan baginya untuk bertobat dan mempertemukannya dengan Syilvie (Asmirandah) seorang gadis solehah.
Apakah Syilvie nantinya yang akan berjodoh dengan Syamsul ataukah Zizi yang bakal jadi pendamping hidupnya?


Saya sangat menyukai film ini.... Film ini benar - benar relevan dengan keadaan dan suasana hati saya saat ini. Mungkin inilah salah satu jalanNya untuk memberikan jawaban pada saya atas kegundahan hati saya....

Banyak sekali pesan moral yang saya dapatkan dari film ini. Dari suatu kebaikan akan dibalas dengan kebaikan pula, begitu juga dengan keburukan maka akan dibalas dengan keburukan. Tapi ada 2 pesan moral yang benar - benar mengena pada diri saya dan mungkin sangat mempengaruhi pola pikir saya sekarang untuk menatap masa depan.

" Manusia bisa berencana sebaik - baiknya tapi rencana terindah adalah rencana Allah dan segala sesuatu yang terjadi itu akan indah pada waktunya "

Bagi penyuka film - film yang banyak pesan moralnya, film ini bisa menjadi salah satu pilihan untuk ditonton... Dude Harlino yang merupakan pemeran utama dalam film ini pun berperan begitu memukau... saya suka aktingnya ;)

Selasa, 04 Januari 2011

8 Kunci Sukses Merajut Cinta Jarak Jauh


TIDAK
sedikit pasangan yang gagal merajut cinta jarak jauh. Faktor kurangnya komunikasi dan pertemuan langsung sering membuat mereka memilih harus berpisah.

Padahal, mereka yang merajut cinta jarak jauh bisa juga sukses hingga tahap pernikahan. Anda bisa mengikuti panduan berikut, seperti dilansir Datingtips.

Buat semacam perjanjian

Tentukan parameter apa yang Anda berdua harapkan pada hubungan ini dan berapa besar komitmen yang akan Anda berikan dan terima. Perjelas apa yang Anda berdua inginkan itu sangat penting untuk mencegah kesalahan dan kesalahpahaman di masa mendatang.

Tetap berhubungan setiap hari

Seperti hubungan percintaan lain, komunikasi yang konstan dibutuhkan untuk tetap terhubung dan mempertahankan ketertarikan satu sama lain. Jika komunikasi melalui telepon biayanya terlalu besar, coba gunakan e-mail.

Jadwalkan pertemuan

Bertemu sesekali akan berguna untuk membuat hubungan tetap menyenangkan. Bonusnya adalah mampu memberikan kepuasan bagi Anda berdua untuk melihat, menyentuh, memeluk, dan mencium satu sama lain. Bertemu sesekali juga akan mempertahankan irama hasrat dan gairah Anda untuk terus bersama.

Tegaskan kembali cinta dan komitmen masing-masing

Jangan berasumsi bahwa hubungan tersebut selalu tumbuh subur. Komunikasikan, dengarkan, dan tegaskan kembali apa yang menjadi permasalahan Anda agar halangan tersebut tidak membesar.

Berikan pasangan informasi perkembangan atau kehidupan Anda

Anda berdua mungkin berada di lokasi yang berbeda, tapi usahakan untuk tetap berbagi informasi aktivitas maupun teman-teman Anda karena itu penting.

Kepercayaan

Rasa percaya satu sama lain itu esensial untuk hubungan jarak jauh. Tanpa kepercayaan dan kejujuran, maka hubungan tersebut dalam bahaya, sama seperti hubungan normal lainnya. Kecurigaan hanya akan merusak hubungan Anda.

Tetapkan hubungan ini sebagai prioritas tinggi

Usahakan selalu mengangkat telepon dan menepati janji bertemu dengannya.

Tentukan batas lamanya hubungan ini berlangsung

Hal ini bijaksana, untuk mencegah Anda menunggu tanpa kepastian. Menentukan batas akan membantu Anda dan pasangan merencanakan masa depan, seperti menikah.